KENDARI, WAJAH SULTRA, COM–Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menampung sebanyak 275.786 jiwa transmigran di tahun 2024 yang tersebar di 11 kawasan di Sulawesi Tenggara.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dalam kegiatan Rapat Kordinasi, Advokasi dan Penguatan Kapasitas Stakeholder Perencanaan Kawasan Transmigrasi yang digelar di Hotel Claro Kendari, pada Senin (4/8) dan di hadiri langsung oleh Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi.
“Sejak 1968 hingga 2024, Sulawesi Tenggara telah menerima 69.747 kepala keluarga atau 275.786 jiwa transmigran,” katanya.
Dia menyebut 11 kawasan tersebut tersebar di 10 kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara, termasuk tiga kawasan prioritas nasional, yaitu Kawasan Mutiara (Kab. Muna), Kawasan Asinua Routa (Kab. Konawe), dan Kawasan Anawua Toari (Kab. Kolaka).
Dia mengungkapkan bahwa program transmigrasi merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan nasional.
“Program transmigrasi bukan hanya pemindahan penduduk, tetapi juga strategi pemerataan pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ketahanan nasional,” ujarnya.
Selain itu juga, lanjutnya, bahwa program transmigrasi berhasil melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam yang ada.
Sehingga ia menekankan pentingnya menjadikan kegiatan advokasi dan penguatan kapasitas stakeholder perencanaan kawasan transmigrasi sebagai wadah penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan.
“Terutama dalam mendorong dan mendukung agenda transformasi transmigrasi yang mencakup 5T, transmigrasi tuntas, transmigrasi lokal, transmigrasi patriot, transmigrasi karya nusantara, dan transmigrasi gotong royong,” pungkasnya. (hen)













