Di Tengah Padatnya Aktivitas Memimpin Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara, Gubernur ASR Tetap Tunaikan Zakat Mal dan Zakat Fitrah

  • Bagikan
---Di tengah padatnya aktivitas memimpin pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara, Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., yang akrab disapa ASR, kembali menunjukkan keteladanannya sebagai pemimpin Muslim yang istiqamah. Bertempat di kediaman pribadinya, Gubernur ASR menunaikan zakat mal secara langsung melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tenggara.

KENDARI, WAJAH SULTRA, COM—Di tengah padatnya aktivitas memimpin pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara, Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., yang akrab disapa ASR, kembali menunjukkan keteladanannya sebagai pemimpin Muslim yang istiqamah. Bertempat di kediaman pribadinya, Gubernur ASR menunaikan zakat mal secara langsung melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Momen penuh keberkahan tersebut bukan hanya wujud ketaatan seorang pemimpin terhadap perintah agama, tetapi juga menjadi penguatan peran strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.

Gubernur ASR, Sosok Dermawan dan Teladan Umat

Kepala Pelaksana BAZNAS Sultra, Andi Muh. Syafi’i R., S.Kom., mengungkapkan bahwa keteladanan Gubernur ASR dalam menunaikan zakat sudah berlangsung sejak lama.

“Bapak ASR dikenal sebagai Jenderal Dermawan sejak masih aktif di militer. Beliau senantiasa membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa memandang latar belakang,” ujar Syafi’i.

Sejak tahun 2018, saat masih menjabat sebagai Kepala BIN Daerah Sulawesi Tenggara (Kabinda Sultra), ASR secara rutin menunaikan zakat mal dan zakat fitrah melalui BAZNAS Sultra. Kini, meskipun memegang amanah yang lebih besar sebagai Gubernur, komitmen tersebut tetap terjaga.

Pada kesempatan itu, zakat mal dan fitrah Gubernur ASR diterima langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Sultra, Drs. H. Anab T. Malinda, S.H., M.Si, serta disaksikan oleh Ketua BAZNAS Sultra Punardin, S.Ag., Wakil Ketua IV Drs. H. Arsidik Asuru, M.Ag., Kepala Pelaksana Andi Muh. Syafi’i R., S.Kom., dan Kabag Kesdum Agung Syutiawan, S.Sos.

Penyerahan tersebut bukan hanya prosesi seremonial, melainkan bentuk nyata keimanan dan kepedulian sosial. Zakat, sebagai salah satu rukun Islam, memiliki nilai spiritual dan sosial yang tinggi—membersihkan harta, menumbuhkan solidaritas, dan menghadirkan keberkahan bagi muzaki maupun mustahik.

 

Dukungan ASR untuk Penguatan Peran BAZNAS Sultra

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur ASR menyampaikan apresiasinya atas profesionalisme dan kredibilitas BAZNAS Sultra dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Beliau juga memberikan arah kebijakan strategis untuk memperkuat peran BAZNAS di masa mendatang.

ASR menekankan pentingnya memperluas sumber zakat, tidak hanya bergantung pada Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga melibatkan kalangan pengusaha dan pelaku bisnis yang telah memenuhi nisab dan haul.

“Potensi zakat perusahaan dan pengusaha harus digali lebih dalam agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tegas Gubernur ASR.

Arahan tersebut sejalan dengan visi BAZNAS yang berorientasi pada pengumpulan dan pendistribusian zakat secara tepat sasaran, transparan, dan produktif. Dengan menggandeng sektor swasta, BAZNAS dapat membangun ekosistem zakat yang berkelanjutan dan memperkuat kemandirian ekonomi umat.

Lebih lanjut, Gubernur ASR juga menekankan pentingnya penyaluran zakat untuk program produktif dan pemberdayaan, bukan semata untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek. Menurutnya, zakat harus menjadi jembatan bagi mustahik agar mampu bangkit secara ekonomi dan keluar dari garis kemiskinan.

Sinergi BAZNAS dan Pemerintah Provinsi dalam Pemberdayaan Masyarakat

Menanggapi arahan tersebut, Ketua BAZNAS Sultra Punardin, S.Ag., menyampaikan bahwa berbagai program yang dijalankan BAZNAS telah selaras dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Sultra di bawah kepemimpinan ASR-HUGUA.

Beberapa di antaranya adalah program bantuan modal usaha yang sejalan dengan program unggulan ASR-HUGUA yaitu MANTU (Modal Usaha untuk Ibu-Ibu). Melalui program ini, BAZNAS membantu para mustahik, khususnya perempuan, untuk memulai atau mengembangkan usaha kecil dengan dukungan modal, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan. (***)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *