KENDARI, WAJAH SULTRA, COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak menunda penanganan persoalan hingga menjadi viral di ruang publik.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Kantor Gubernur Sultra, Senin (4 Mei 2026), menjelang pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat provinsi.
BACAAN LAINNYA
Pemprov Sultra Berangkatkan 37 PPIH, Siap Sukseskan Haji 2026Tim Penertiban Aset Selamatkan Dua Mobdin yang Dikuasai Mantan Pejabat di WakatobiViral Air Terjun di Kawasan Tambang Routa, Praktisi Hukum Soroti Pembatasan Akses oleh PT SCM
“Jangan menunggu viral baru dikerjakan. Infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan sektor lainnya harus terangkum di Musrenbang,” tegas ASR.
Menurutnya, Musrenbang merupakan forum strategis yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ia menekankan agar setiap usulan program benar-benar berdasarkan kondisi riil di lapangan dan menjadi prioritas kebutuhan warga.
Selain itu, ASR juga mengingatkan agar pengelolaan anggaran daerah difokuskan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk melayani kepentingan pimpinan.
“Anggaran harus fokus melayani masyarakat, bukan melayani pemimpin. Tidak boleh lagi anggaran lebih besar untuk kepentingan pimpinan,” ujarnya.
ASR berharap, melalui Musrenbang, seluruh persoalan masyarakat dapat diidentifikasi sejak awal dan ditangani secara terencana, sehingga pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (***)













