KENDARI, WAJAH SULTRA, COM– Inilah 5 kabupaten terkaya di Sulawesi Tenggara, dimana juaranya bukan lagi Kendari melainkan daerah berjuluk Negeri Anggrek atau Kolaka yang punya UMK tertinggi di Sultra.
Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak hanya terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan lautnya, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi yang luar biasa di berbagai daerah.
Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2023.
5 Daerah Terkaya di Sulawesi Tenggara
1. Kabupaten Kolaka – Negeri Anggrek, UMK Tertinggi di Sultra
Kabupaten Kolaka memimpin daftar daerah terkaya di Sultra dengan PDRB mencapai Rp31,4 triliun pada 2023. Julukan “Negeri Anggrek” disematkan karena daerah ini memiliki kekayaan alam yang mempesona serta potensi agribisnis yang melimpah.
Bukan hanya itu, Kolaka juga mencatat UMK 2025 tertinggi di Sulawesi Tenggara sebesar Rp3.439.714. Sektor pertambangan, khususnya nikel, menjadi tulang punggung perekonomian di kabupaten ini, disusul sektor perkebunan, perikanan, dan perdagangan.
2. Kota Kendari – Pusat Pemerintahan dan Perdagangan
Meski bukan juara pertama, Kota Kendari tetap menjadi salah satu pusat ekonomi penting di Sultra dengan PDRB sekitar Rp26,4 triliun. Sebagai ibu kota provinsi, Kendari berperan sebagai pusat administrasi, jasa, dan perdagangan.
Aktivitas ekonomi di kota ini didominasi oleh sektor jasa, perdagangan, dan industri pengolahan. Infrastruktur yang terus berkembang juga membuat Kendari menjadi magnet investasi.
3.Kabupaten Konawe Selatan – Lumbung Pertanian dan Perkebunan
Di posisi ketiga, Kabupaten Konawe Selatan mencatat PDRB sebesar Rp14,5 triliun. Daerah ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sultra, dengan komoditas unggulan seperti padi, kakao, dan kelapa.
Selain pertanian, sektor perikanan dan perkebunan juga berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonominya.
4.Kabupaten Konawe – Pusat Industri dan Pertambangan
Kabupaten Konawe menempati posisi keempat dengan PDRB mencapai Rp14,2 triliun. Daerah ini semakin berkembang pesat berkat kehadiran kawasan industri pertambangan dan pengolahan nikel yang menarik investasi besar, termasuk dari luar negeri.
Potensi sumber daya alam yang melimpah membuat Konawe menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sultra.
5.Kota Baubau – Gerbang Perdagangan di Kepulauan Buton
Di urutan kelima, Kota Baubau membukukan PDRB sebesar Rp10,7 triliun. Letaknya yang strategis di jalur perdagangan laut membuat Baubau berkembang sebagai pusat distribusi barang dan jasa untuk wilayah kepulauan di Sultra.
Selain perdagangan, sektor pariwisata juga semakin menggeliat dengan pesona sejarah Kesultanan Buton dan keindahan pantai-pantainya.
Dari data tersebut, jelas bahwa kekuatan ekonomi di Sulawesi Tenggara tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi. Kabupaten Kolaka berhasil menjadi juara berkat kekayaan sumber daya alam, sektor industri yang kuat, dan UMK tertinggi di provinsi ini. (***)













