1 SSK Brimobda Polda Sultra Dikirim ke Papua, Ini Pesan Kapolda Sultra

KENDARI,WAJAHSULTRA.COM–1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimobda Polda Sulawesi Tenggara gelar apel pemberangkatan di Markas Komando Satuan (Makosat) Brimobda Polda Sultra guna dikirim ke Provinsi Papua dalam rangka Pelaksanaan Satgas Operasi Amole BKO Polda Papua.

Kegiatan apel pemberangkatan ini Dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto dan juga dihadiri oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Waris Agono, Kabag Ops Brimobda Polda Sultra AKP Asri Diyni, Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan, dan sejumlah PJU Brimobda Polda Sultra.

Dalam pidato sambutannya, Kapolda Sultra menitip pesan kepada seluruh personel yang akan berangkat ke medan tugas untuk

harus bisa menjaga nama baik Brimob Polda Sultra, menjalankan tugas dengan mengedepankan persuasif, dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat disana.

“Saya berharap anggota yang akan dikirim di Papua bisa menjalankan tugas dengan baik dan bisa kembali dengan selamat di wilayah Polda Sultra,”tandasnya.

Sementara itu,Komandan Operasi Satgas Amole, Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan bahwa jumlah personel Brimobda Polda Sultra yang akan berangkat berjumlah 102 personel dan akan bertugas di Provinsi Papua.

“Terima kasih hari ini, kegiatan ini langsung dipimpin oleh Kapolda Sultra dalam rangka apel pemberangkatan 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Personel Sat Brimobda Polda Sultra berangkat melaksanakan operasi Amole di Papua,”ujarnya.

Lanjutnya, bahwa jumlah sebanyak 102 personel dengan jangka waktu kita mengapplus, mengantikan personel yang disana sudah melaksanakan kegiatan selama 6 bulan.

“Adapun tugas-tugas personel, kita akan melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan rute, dan pengamanan obyek dari Freeport,”bebernya.

Sambungnya, Jadi total personel yang ditugaskan dalam operasi Amole berjumlah 408 personel yang terdiri 1 SSK berasal dari Polda Metro, 1 SSK Polda Banten, 1 SSK Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), dan 1 SSK dari Polda Sultra.

“Apabila ada ancaman yang berasal dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), kita sudah siap untuk mengantisipasi agar pelaksanaan operasional¬† tambang Freeport bisa berjalan aman dan lancar,”pungkasnya.(IMR/hen).

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img