KENDARI, WAJAH SULTRA, COM– Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara khusus meminta dukungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk memperkuat sistem keamanan siber (cyber security) pada Bank Sultra. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi perbankan daerah di tengah pesatnya transformasi digital.
Permintaan tersebut disampaikan Gubernur dalam acara sharing session bersama Anggota VI BPK RI, Fathan Subchi, di Gedung Bank Sultra, Sabtu (11/4/2026).
“Tantangan cyber security menjadi prioritas. Kami memohon dukungan BPK untuk memastikan sistem informasi kami kuat dan terlindungi,” tegas Andi Sumangerukka dalam keterangan yang diterima, Selasa (14/4).
Menurut Gubernur, keamanan sistem informasi memainkan peran yang sangat penting untuk mempertahankan kepercayaan publik terhadap perbankan daerah serta menjamin kelangsungan kinerja Bank Sultra di tengah kemajuan era digital saat ini.
Pemimpin daerah Bumi Anoa yang memiliki latar belakang militer ini juga menyoroti pentingnya kedudukan BPK RI sebagai mitra strategis. Dukungan tersebut tidak hanya terbatas pada fungsi pemeriksaan, tetapi juga mencakup upaya memperbaiki tata kelola perusahaan.
“Kami memandang BPK RI sebagai strategic partner, terutama dalam memastikan setiap langkah ekspansi dan pengelolaan dana daerah berjalan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Selain itu, Andi Sumangerukka meminta dukungan BPK RI untuk mengoptimalkan peran intermediasi perbankan, khususnya dalam menghimpun dana masyarakat dan menyalurkan kredit agar tetap sehat, produktif, serta sesuai dengan sasaran yang diinginkan.
Ia pun menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Fathan Subchi, yang dianggap memberikan kontribusi berharga melalui sesi sharing session tentang penguatan fungsi intermediasi dan ketahanan siber di lingkungan Bank Sultra.
“Kehadiran ini merupakan angin segar sekaligus dukungan moral untuk mendorong kemajuan Bank Sultra ke depan,” katanya.
Pada bagian akhir sambutannya, Andi Sumangerukka mengarahkan seluruh jajaran Bank Sultra untuk terus mengembangkan inovasi dan memodernisasi layanan berbasis teknologi digital. Tujuannya adalah agar layanan keuangan dapat berjalan lebih cepat, transparan, serta menjangkau hingga ke daerah-daerah terpencil di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
“Semoga sinergi antara Pemprov Sultra, Bank Sultra, dan BPK RI dapat membawa daerah yang kita cintai ini menuju kemandirian ekonomi yang inklusif,” tutupnya. (***)



