Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka : Menjaga Stabilitas Harga Menjelang Nataru Membutuhkan Langkah Cepat, Terukur, dan Berbasis Data, Wali Kota Kendari Hadiri Rakorda TPID Sultra 2025

  • Bagikan
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Se Sulawesi Tenggara.

KENDARI,WAJAH SULTRA,COM–Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Se Sulawesi Tenggara.

Pertemuan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra,  dengan mengusung tema Optimalisasi Sinergi TPID Provinsi, Kabupaten/Kota dan Penguatan Ketahanan Pangan serta Kestabilan Harga Menjelang Nataru 2025.

Rakorda turut dihadiri Wali Kota Kendari,  bersama para kepala daerah dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dalam sambutannya menekankan bahwa, menjaga stabilitas harga menjelang Nataru membutuhkan langkah cepat, terukur, dan berbasis data. Ia memaparkan kondisi inflasi terbaru serta faktor-faktor yang perlu diantisipasi.

Pada Oktober 2025, Sultra tercatat mengalami deflasi 0,58 persen, disebabkan penurunan harga beras dan sejumlah komoditas perikanan. Meski demikian, inflasi tahunan masih berada di angka 3,26 persen, lebih tinggi dari inflasi nasional yang mencapai 2,86 persen.

“Kondisi ini perlu diwaspadai karena memicu kenaikan harga beras, emas perhiasan, serta komoditas perikanan,” tegas Gubernur.

Untuk itu, Gubernur menekankan bahwa langkah pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan tanpa basis data yang kuat.

“Mengatasi inflasi harus dimulai dari data. Jika datanya tidak akurat, kebijakan tidak akan tepat sasaran,” ujarnya (Hen)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *