4 Sekolah Kejuruan di Sulawesi Tenggara Jadi Pamasok Bahan MBG di Tahun 2026

  • Bagikan
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara, Prof Aris Badara (kiri) saat menyampaikan program pendidikan yang sukses di tahun 2025 saat konferensi pers di Kantor Dikbud Sultra, Kota Kendari, Senin (5/1/2026).

KENDARI, WAJAH SULTRA, COM–Sebanyak empat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi pemasok kebutuhan pangan Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026Empat sekolah tersebut yakni SMK 7 Kendari di Jalan Diponegoro, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat. SMKS Bahrul Ulum di Desa Marga Karya, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara. SMK 5 Baubau di Kelurahan Gonda Baru, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau. Serta SMK PP 5 Konawe di Kelurahan Lalosabila, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe.

Semantara Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Prof Aris Badara mengatakan tahun ini baru empat SMK terpilih menjadi pemasok bahan MBG. Baik dari sektor agribisnis, perikanan, maupun tata boga.

“Ke depan kami ingin SMK di Sultra bisa menjadi pemasok hingga 70 persen kebutuhan pangan untuk program MBG,” kata Aris Badara saat diwawancara awak media di Kendari, Senin (5/1/2026).

Prof Aris Badara menyampaikan kesiapan SMK menjadi pemasok komoditas didukung oleh status 25 SMK di Sultra yang telah masuk ke dalam Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Dengan status ini, sekolah memiliki kemandirian fiskal untuk memproduksi dan menjual hasil karyanya secara mandiri.

“Melalui BLUD, SMK tidak lagi hanya bergantung pada APBD tetapi bisa memiliki usaha sendiri. Hal ini juga menjadi upaya kami meminimalisir pungutan di sekolah karena sekolah sudah mampu menghasilkan pendapatan secara mandiri,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran distribusi pasokan kebutuhan MBG, Dikbud Sultra tengah membangun website Satu Data MBG. (***)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *