Wagub Lukman Abunawas : PT. VDNI Bakal Diproses Hukum, Jika Abaikan Surat Pemprov Soal Pajak

KENDARI, WAJAHSULTRA.COM — Lukman Abunawas, Wakil Gubernur Sultra, menegaskan, Pemprov sudah dua kali melayangkan surat panggilan terhadap perusahaan asal Tiongkok PT. VDNI itu.

Namun kata mantan Bupati Konawe dua priode itu meski sudah dua kali disurati, PT. VDNI seakan tak menghiraukan surat dari pemerintah daerah tersebut.

Olehnya itu bilamana pihak perusahaan masih bersikukuh untuk tidak merespon surat tersebut, maka Pemprov Sultra tak segan-segan untuk memberikan teguran keras.

“Kalau sampai tiga kali kami surati dan pihak VDNI belum mendapatkan respon maka akan Pemprov  tegur,” tegas Wagub, Minggu (17/10/2021).

Bahkan, Lukman Abunawas menegaskan, bukan hanya teguran saja namun pihaknya akan melakukan pemanggilan paksa terhadap PT. VDNI.

Tidak hanya itu saja, mantan Bupati Konawe dua periode menambahkan nantinya pemerintah akan melibatkan pihak kepolisian untuk memproses secara hukum.

“Kalau sudah tiga kali menyurat, jelas di proses secara hukum dan meminta tindakan dari polisi. Melalui polisi yang kemudian akan memanggil paksa pihak perusahaan. Karena itu kewajiban mereka untuk membayar,” tandasnya. (hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img