Pj. Gubernur Andap Budhi Tinjau Langsung Gudang Beras Bulog Didampingi Danrem 143 Halu Oleo, Kepala Bulog Sultra, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia dan Para Kepala Dinas Provinsi

KENDARI, WAJAH SULTRA, COM–Pj Gubernur Sultra langsung meninjau Gudang beras Bulog didampingi Danrem 143 Halu Oleo, Kepala Bulog Sultra, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia dan Para Kepala Dinas Provinsi serta pejabat terkait lainnya.

Peninjauan ke Gudang Beras Bulog ini dilakukan  Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H, usai Launching penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) komoditas beras sebanyak 10 Kg kepada 219.428 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Sultra Tahun 2024, di Gedung Bulog Punggaloba Kota Kendari, Selasa, 30 Januari 2024.

Pj. Gubernur Sultra secara simbolis menyerahkan kepada 10 KPM didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan instansi terkait.

Selanjutnya Bulog menyalurkan cadangan pangan pemerintah komonitas beras sejumlah 10 kg, per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) perbulannya kepada 219.428 keluarga.

Hadir dalam Launching tersebut Anggota Komisi II DPRD Prov. Sultra, Danrem 143 Haluoleo, Karolog Polda Sultra, Kepala Bulog Sultra, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Kadis Ketapang Sultra, Kadis Pertanian dan Peternakan Sultra, Kadis Kehutanan Sultra, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Perindang Sultra, Kepala Brida Sultra, Kadis Kominfo Sultra diwakili Kabid Aplikasi Sultra, Pj. Walikota Kendari diwakili Asisten II Setda, Anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Prov. Sultra, Sekretaris BPS Sultra, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sultra, Ka Stasiun Klimatologi BMKG Sultra, GM PT Pos Indonesia regional Sultra dan Pejabat terkait.

Sementara itu, Laporan Pimpinan Wilayah Perum Bulog, Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara, Siti Mardani, mengatakan, bahwa Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional memerintahkan Perum Bulog untuk mendistribusikan bantuan pangan dari cadangan beras pemerintah yang dikelola.

Lanjutnya, program bantuan pangan beras ini merupakan salah satu cara untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya masyarakat yang rentang terhadap dampak kenaikan harga dan tentunya juga dapat menjadi stabilisasi harga, serta dapat menekan laju inflasi yang disebabkan oleh kenaikan harga pangan khususnya beras.

Untuk jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM yang akan menerima bantuan pangan beras tahun 2024 adalah sebanyak 22.40.770 (dua puluh dua juta empat puluh ribu tujuh ratus tujuh puluh) KPM dan khusus untuk 17 Kab/Kota, di wilayah Sulawesi Tenggara adalah sebanyak 219.428 KPM yang akan diberikan beras sebanyak 10 kg per KPM per bulan alokasi dengan dua tahap-tahap pertama adalah bulan Januari sampai Maret.

Kemudian tahap kedua adalah April sampai dengan Juni dan pendistribusian bantuan pangan ini kami Bulog Sulawesi Tenggara bekerjasama dengan PT Pos, yang mengantar beras tersebut sampai ke penerima manfaat.

Kami laporkan bahwa stok cadangan beras pemerintah yang dikuasai oleh Kanwil Sulawesi Tenggara, saat ini adalah 15.500 ton yang tersebar di 11 Kompleks gudang di seluruh wilayah kabupaten maupun kota se-Sulawesi Tenggara, sehingga stok ini cukup untuk bantuan pangan ke depan, untuk operasi pasar atau SPHP maupun kebutuhan cadangan beras pemerintah lainnya.

Sehingga kami harapkan, pada musim panen di semester pertama yaitu di bulan Maret sampai Juni, mudah-mudahan kami harapkan Bulog menyerap beras petani lokal untuk pemupukan stok cadangan beras pemerintah

Kami sampaikan juga bahwa data KPM bantuan pangan 2024 adalah data dari Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) yang mana data tersebut masih memerlukan verifikasi dan validasi .

Alhamdulillah minggu lalu sudah selesai, kami beserta Bappeda dengan Dinas Ketahanan Provinsi maupun Kota/Kabupaten telah menandatangani berita acara sehingga Lounching bantuan pangan 2024, dilaksanakan hari ini.

Selanjutnya, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara atas supportnya dan dukungannya, serta kerjasama yang baik selama ini dengan dinas terkait utamanya dinas ketahanan pangan, Bappeda maupun tim TPID Provinsi Sulawesi Tenggara dan PT Pos dalam hal mengendalikan harga pangan di Sutra terutama beras.

Sementara itu, Pj. Gubernur Sultra, dalam arahannya mengatakan, bahwa cadangan beras pemerintah untuk para menerima manfaat pada 17 Kab/Kota yang ada di Sultra.

Dari catatan yang ada, terimakasih kepada rekan -rekan yang telah melakukan langkah-langkah verifikasi dari data yang dimiliki Kemenko PMK yang sudah diverifikasi di lapangan tercatat 219.428 KPM. Serta program ini direncanakan berjalan selama 6 (enam) bulan mulai dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2024 dan alokasinya 1.316,52 ton dan sebelum diberangkat akan diberikan penjelasan kepada Driver oleh Kadis Ketapan dan pejabat terkait.

Tentunya tujuannya kita bersama bahwa kegiatan hari ini,berdasarkan pembukaan UUD negera Republik Indonesia tahun 1945, sehingga ada hak konstitusional yang harus di penuhi pemerintah yaitu: Sandang Pangan Papan, sekali lagi saya titip pastikan bantuan ini sampai dengan selamat, serta ditengah anomali musim saat ini, sehingga setiap hari gelombang di perairan kita, intinya rekan-rekan pengemudi selamat sampai tujuan kepada para keluarga penerima manfaat yang berhak menerima.

“Saya juga berpesan, ditengah situasi yang ada dengan fokus inflasi kita harus bijak dalam memanfaatkan pangan itu sendiri, manfaatkanlah pekarangan rumah kita untuk menanam holtikultura di musim penghujan. Pada kesempatan ini juga, secara keseluruhan harus bijak dalam memanfaatkan pangan dengan slogan “Stop Boros Pangan”. Kata Pj. Gubernur Sultra.

Kemudian terakhir pelepasan bantuan cadangan beras pemerintah tahun 2024 ditandai dengan bendera sebagai tanda disalurkannya yang dipimpin langsung Pj. Gubernur Sultra Sultra.  (win/hen)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img