Mendagri Minta Kepala Daerah Jaga Harga Beras dan Minyak Goreng

KENDARI,WAJAHSULTRA,COM–Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi. Rapat berlangsung secara daring diikuti lembaga terkait dan para kepala daerah di Indonesia.

Di Kota Kendari, rapat diikuti Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu, Sekretaris Daerah Kota Kendari Ridwansyah Taridala, Kepala BPS Marini dan Tim Pengendali Inflasi Kota Kendari.

Pemerintah Kota Kendari mengikuti kegiatan ini secara daring di ruang rapat Wali Kota Kendari, Rabu (8/2/2023).

Dalam arahanya, Menteri Dalam Negeri meminta kepala daerah untuk terus menekan angka inflasi di daerah, sehingga target inflasi nasional sebesar 3-4 persen bisa tercapai tahun 2023.

Menurutnya harga beras dan minyak goreng harus menjadi perhatian karena komoditas tersebut sangat memengaruhi angka inflasi.

“Angka inflasi kita turun dari Desember 5,51 persen turun ke angka 5,28 persen, ini penurunan yang sangat signifikan dari bulan September 5,95 persen, Oktober 5,57 persen kemudian November turun ke 5,4 persen,” ungkapnya.

Dia juga meminta para kepala daerah untuk menjaga harga beras dan minyak goreng sesuai arahan Presiden pada rapat kabinet beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Perum Bulog menyatakan siap melakukan operasi pasar jika dibutuhkan. Langkah awal yang akan dilakukan pihak Bulog ialah menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar hingga ke tingkat pengecer. Ini dilakukan untuk melakukan stabilisasi harga beras yang belakangan ini cenderung meningkat.

Mendagri berharap, jika pemerintah bisa menekan angka inflasi hingga 4 persen, maka diharapkan stok kebutuhan masyarakat tersedia dan harga bisa terjangkau. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img