Anggota DPRD Kendari Bantu Nelayan 49 Ketinting dan 26 Mesin Kapal

KENDARI,WAJAHSULTRA.COM–Realisasikan janji kepada masyarakat di Kelurahan Tondonggeu, Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Lawama salurkan puluhan ketinting dan puluhan mesin kapal (TS).

Diketahui, bantuan yang diberikan kepada para nelayan di kelurahan tersebut 75 unit. Ketinting 49 dan mesin kapal (TS) 26 unit.

Perwakilan Ketua Kelompok penerima bantuan, Sakabalo mengucapkan terima kasih kepada La Ode Lawama, karena telah memperhatikan rakyat kecil. “Ini baru pertama kali ada anggota dewan yang memberikan kami bantuan kapal ikan, kapal ketinting dan lain sebagainya. Tidak semua orang yang memperhatikan rakyat kecil,” ungkapnya usai menerima bantuan, Minggu, (20/02).

Muda-mudahan dengan bantuan yang diberikan dapat meningkatkan atau merubah ekonomi para nelayan yang ada di Tondonggeu. “Untuk itu sekali lagi kami sangat berterima kasih kepada Pak Lawama. Kami doakan semoga apa yang menjadi impian dan harapan akan tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kota, Lawama mengungkapkan bahwa dirinya sangat bahagia, karena melihat para nelayan di Tondonggeu bahagia ketika menerima bantuan. Ini adalah momentun untuk berbuat kepada masyarakat dan beramal kepada Yang Maha Kuasa. “Teman-teman anggota dewan masih spot-spot memberikan bantuan. Kalau saya melihat masyarakat secara totalitas, sehingga para nelayan yang ada di kelurahan ini mendapatkan semua bantuan,” ungkapnya.

“Persoalan dipilih atau tidak dipilih nanti itu, tidak masalah. Karena langkah yang saya lakukan adalah ibadah,” sambung politikus PDIP ini.

Anggaran yang diturunkan di Tondonggeu tambahnya kurang lebih 800 juta. Bantuan yang disalurkan berupa ketinting 49 unit. Mesin kapal 26. Kapal penampung ikan 2 nuit, Bagang 2 unit dan puluhan ekor kambing. “Pemberian bantuan hari ini adalah merealisasikan janji. Janji tahun 2021 lalu. Alhamdulilah masyarakat saya bagi bagikan mesin, kapal dan lain sebagainya,” jelasnya.

“Saya juga berpesan kepada mereka agar bantuan yang diberikan dijaga dengan baik dan jangan dipindah tangankan,” tegasnya.

Selain itu, Lawama menjelaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan hari ini (Minggu, red) juga bagian dari reses.┬áDan ketika melaksanakan reses berarti menjemput aspirasi masyarakat. Masih ada nelayan yang belum mendapatkan mesin, sehingga mereka mengusulkan mesin. “Kurang lebih 40 orang yang belum mendapatkan mesin, termasuk body fiber. In Shaa Allah kita upayakan di perubahan. Kalau tidak bisa kita realisasikan tahun 2023 mendatang,” paparnya.

Perlu diketahui masih kata Lawama bahwa dirinya pertama kali melaksanakan reses di Tondonggeu tahun 2021. Dan masyarakat di sini banyak membutuhkan bantuan. Kebetulan Kelurahan Sambuli, Bungkutoko, Nambo, dan Kelurahan Petoaha nelayannya sudah tuntas diberikan bantuan. “Sehingga saya berkunjung sekaligus memberikan bantuan di Kelurahan Tondonggeu. Saya sangat senang karena dengan bantuan yang diberikan masyarakat bisa berubah pendapatannya atau meningkatkan ekonomi. Misalnya, dulu rumahnya biasa-biasa sekarang sudah bangun rumah batu dari hasil yang kita bantu,” urainya.

Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada para nelayan, karena telah mempercayakan dirinya menjadi wakil rakyat di DPRD Kota. “Semoga ke depan kita masih diberikan kepercayaan agar bisa berbuat untuk seluruh masyarakat Kota Kendari,” tutup La Ode Lawama. (p2/c/hen)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img